Kerja itu ibadah (work with worship)

سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَىُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ قَالَ : عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya, “Pekerjaan apakah yang paling baik?” Beliau menjawab, “Pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri dan semua perniagaan yang baik.” (HR. Baihaqi dan Al Hakim; shahih lighairihi)

dari hadits diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa ada 2 aktifitas pekerjaan yang terbaik :

1. Pekerjaan seseorang dengan tangannya sendiri kalau saya sebut dengan aktifitas produksi

2. semua perniagaan yang baik kalau saya sebut dengan aktifitas distribusi

aktifitas produksi jelas berada pada urutan yang pertama, karena tanpa produksi tak mungkin ada distribusi.

Dalam ilmu ekonomi hasil dari aktifitas produksi adalah sebuah produk, baik produk itu berupa barang maupun berupa jasa, yang berupa barang bisa berbentuk hasil pertanian,perkebunan,pabrik, perikanan, pertambangan, konstruksi dan lain sebagainya, juga berupa produk jasa, jasa transportasi, jasa telekomunikasi, jasa perbankan,jasa kesehatan, jasa pendidikan dan lain sebagainya.

kedua, aktifitas distribusi. sampainya suatu produk dari produsen kepada konsumen, dalam istilah sehari-hari kita sebut dengan perdagangan, baik berupa perdagangan dalam jumlah besar,grosir, retail dan juga ecer. aktifitas perdagangan merupakan satu-satunya pekerjaan nabi yang hanya dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw (Nabi yang lain kebanyakan pada aktifitas produksi).

baik aktifitas produksi maupun distribusi pelaku pekerjaan ini mendapatkan nilai disisi Allah Swt

jadi aktifitas ekonomi yang bernama bekerja itu memiliki nilai ibadah yang tinggi disisi Allah Swt,

ada beberapa alasan kenapa bekerja ini termasuk amalan utama:
1. Dengan bekerja, seseorang mencukupi dirinya sendiri, sehingga menjaga dirinya dari meminta-minta kepada makhluk, dan pekerjaan meminta-minta kepada makhluk adalah sangat dibenci Allah Swt,
2. Dengan bekerja, seseorang dapat mencukupi keluarga inti dan membantu keluarga besar,
3. Dengan bekerja, seseorang berusaha menjadi teladan terbaik bagi anak-anaknya,
4. Dengan bekerja, seseorang berusaha untuk jujur dan gigih, agar menjadi amal jariyah bagi orangtua dan guru-gurunya,
5. Dengan bekerja, seseorang menjalankan perannya sebagai khalifah, dimana ia pantang menyia-nyiakan potensi dan pantang berbuat kerusakan,
6. Kerja itu ibadah, dakwah, amanah, anugerah, kehormatan, pelayanan, panggilan, aktualisasi, potensi dan seni.
7. kerja bernilai ibadah apabila diiringi dengan niat yang benar, sikap yang benar, dan cara yang benar

mudah-mudahan kita semua diberikan pekerjaan yang paling tinggi nilainya di sisi Allah Swt, amiiiin
(Alfaqir Ibnu Sya’ban)

2 comments

Leave a Reply to author pengarang Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>