Krisis Keteladanan Ummat Islam

syeikh ahmad attijani contoh teladan terbaik

syeikh ahmad attijani contoh teladan terbaik

Sesungguhnya krisis terbesar dunia Islam saat ini adalah krisis keteladanan. Krisis ini jauh lebih hebat dan lebih dahsyat dari krisis energi yang menimpa hampir seluruh negara Islam atau yang berpenduduk Islam di dunia saaat ini,krisis keteladanan ini jauh lebih dahsyat dari krisis kesehatan, krisis pangan, krisis transportasi, krisis air, krisis hukum, krisis bencana. karena dengan absennya pemimpin yang visioner, kompeten, dan memiliki integritas yang tinggi maka masalah air, konservasi hutan, kesehatan, hukum, pendidikan, dan transportasi akan semakin parah. Apa yang menjadi akibatnya, semakin hari biaya pelayanan kesehatan semakin sulit terjangkau, manajemen transportasi semakin amburadul,pendidikan semakin kehilangan orientasi akhlak mulianya, sungai, laut dan air tanah semakin tercemar, permasalahan sampah yang menumpuk bau busuk terjadi dimana-mana.

Segala krisis tersebut diatas akan teratasi dengan asbab keteladanan dari kepemimpinan yang menjalar merasuk relung hati rakyatnya, sehingga rakyat rela berdesak-desakan menunggu instruksi pemimpin teladan mereka.

Dari gambaran kondisi tersebut sangatlah jelas, bangsa muslim dan ummat Islam ini membutuhkan suri tauladan yang layak untuk ditiru dan sanggup membawa setiap insan muslim lebih maju dan lebih bermartabat. Negeri muslim membutuhkan teladan hampir dalam semua spektrum kehidupan. Anak muda dan remaja membutuhkan satu sosok yang tangguh dan bermotivasi tinggi untuk menghadapi segala tantangan, kesulitan hidup dan banyaknya rintangan untuk berkembang. Rumah tangga membutuhkan figur suami dan ayah teladan yang penuh perhatian terhadap istri dan anak-anaknya. Dunia usaha juga kini memerlukan contoh entrepreneur (pebisnis) yang dapat sukses tanpa harus bertumpu pada modal dan uang, namun bisa bertumpu pada kompetensi dan kepercayaan (trust). Dunia pendidikan membutuhkan figur pendidik yang mengayomi dan memperlakukan siswa sebagai jiwa yang tumbuh dan perlu diperhatikan dari waktu ke awaktu, karena sejatinya pendidikan merupakan proses transformasi nilai dan budi pekerti bukan sekedar transmisi informasi dan data belaka, dalam bidang sosial diperlukan seorang teladan yang mampu merajut titik-titik temu dari berbagai elemen masyarakat yang heterogen baik dari sisi ideologi, kultur dan tradisinya, dalam dunia politik kita memerlukan teladan kepemimpinan dari pejabat yang rela lapar ketika melihat rakyatnya lapar, pejabat yang punya kredibilitas, kapasitas, dan visi yang memajukan negerinya

dimanakah keteladanan itu?????

tak perlu jauh melihat kesamping, kedepan atau kebelakang.

lihatlah diri anda, andalah saat ini tauladannya, andalah suri tauladannya dari seluruh aspek sandingkanlah diri anda dengan pemilik tauladan sempurna sang baginda Nabi, dan tak perlu berkecil hati, jika tak bisa seluruhnya meniru Baginda Nabi Saw maka ada titik celah walau sebesar atom, masih ada peluang untuk menjadi teladan. Hari ini kita tak perlu marah pada dunia Islam, marahlah pada diri anda, pecut diri anda, latih terus diri anda, semoga dengan usaha yang maksimal kita semua mampu menjadi tauladan setidaknya bagi orang-orang sekitar kita.

Allohumaahsyurna fii zumroti abi faidh tijani

(Alfaqir Ibnu Sya’ban)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>